Aliansi-ID: Rusia dan Dilema "DRONE"

Aliansi-ID.com, Rusia adalah negara superpower No 2 di dunia, namun kalau dalam urutan negara pengguna drone, munkin Rusia akan berada jauh dari no 2 munkin saja masuk di rangking belasan.

Data yang dirilis kementrian pertahanan Rusia, sampai saat ini hanya menggunakan tidak lebih dari 500 drone itu semua sudah digabung dari drone Intai, jarak jauh, jarak dekat, mini drone, loitering munition (drone kamikaze) dan sekitar 22 unit drone serang,, (bandingkan dgn AS yg punya 570 drone serang dan Cina 400an drone serang).

Doktrin Tempur Rusia sampai saat ini masih terikat dgn doktrin Soviet yang mengutamakan Efektifitas prajurit dan penggunaan serangan frontal Divisi Lapis baja dgn dukungan Artileri, dan pertahanan wilayah jika diperlukan dan nuklir adalah senjata pemukul final.

Untuk AU sendiri masih terasa kental pengaruh dari Squadron udara yg dipenuhi dgn pilot-pilot berpengalaman, nah dimana menempatkan Posisi "Drone" adalah masalah yang agak pelik bagi militer Rusia.

Apakah Rusia tidak mampu membuat squadron drone yang mumpuni..?? jawabanya sangat mampu, ZALA AERO GROUP salah satu developer Militer Rusia pada tahun 2019 Saja mengexpor 3.700 jenis drone ke Vietnam, Aljazair, Belarus, India, Myanmar, Armenia, Kazakhstan dll.

Dari data tersebut, Rusia tentunya bisa memproduksi drone secara besar-besaran, tapi kenapa Rusia tidak melakukanya.? sekali lagi kembali ke doktrinya, Rusia percaya dengan kekuatan alutsista AD, AU dan rudal jelajah milik AL nya, yang semuanya mampu mengcover semua tugas drone, drone bagi Militer Rusia sampai saat ini masih berkutat pada kekuatan pengawasan dan pengintaian saja. 

"Tapi jika Rusia mau mereka dapat saja melewati AS dan Cina dalam penggunaan drone".

http://drones.cnas.org/reports/a-perspective-on-russia/ 

*

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post